Aku sudah menantimu berbulan-bulan
Aku menunggumu dengan kerinduan yang tak terucapkan
Aku tahu,
Betapapun aku berharap kau tiba lebih cepat,
Kau takkan datang sebelum tiba waktumu.
Ketika kau akhirnya sampai,
tak terkira senangnya hatiku.
Namun waktu bergulir cepat
Bagaikan batu yang terjatuh dari tebing tinggi.
Tak terasa kau harus segera pergi.
Dalam hati kubertanya-tanya,
Akankah kujumpai engkau lagi?
Aku berdoa semoga masih ada kesempatanku
Bila nafasku masih setia menemani,
Pasti kan kutemui kau lagi,
Ramadhan,wahai bulan yang suci,
Di tahun yang menanti di depanku.
Aku menunggumu dengan kerinduan yang tak terucapkan
Aku tahu,
Betapapun aku berharap kau tiba lebih cepat,
Kau takkan datang sebelum tiba waktumu.
Ketika kau akhirnya sampai,
tak terkira senangnya hatiku.
Namun waktu bergulir cepat
Bagaikan batu yang terjatuh dari tebing tinggi.
Tak terasa kau harus segera pergi.
Dalam hati kubertanya-tanya,
Akankah kujumpai engkau lagi?
Aku berdoa semoga masih ada kesempatanku
Bila nafasku masih setia menemani,
Pasti kan kutemui kau lagi,
Ramadhan,wahai bulan yang suci,
Di tahun yang menanti di depanku.
Comments
Post a Comment