Hai guys (ala ala anak sekarang)
Udah lama sejak terakhir kali nulis di blog.
Starting from now, I would writing in this blog in some kind of bilingual thingy way, because I want the people that can get something from my blogpost is not just people who speak Bahasa Indonesia. Oke, jadi nulisnya diselingi Bahasa Inggris karena harapannya yang bisa baca bukan cuma orang yang bisa Bahasa Indonesia, tapi kalau Bahasa Inggris semua takutnya ga semua orang sejago aku Bahasa Ingggrisnya (abaikan).
Lanjut. Do u like K-pop?
No? its okay I’m gonna still write it anyway haha. Lately an Indonesian people named Loudi from Yogyakarta is got in to a K-pop boygroup called 14U, which has 14 members. That’s a lot for a K-pop idol boygroup, but Seventeen also have similar number of members. A lot of Indonesian youth are excited about that and they commented a lot about Loudi in 14U videos that are in youtube. Until someone from abroad asking, “Why is it every time I watch a 14U video everyone is talking about Loudi? Lmao what did he do”.
Jadi ada satu orang Indonesia yang jadi member K-pop di 14U, boygroup Korea. Dan karena orang Indonesia (anak mudanya yang suka K-pop) banyak kali ya, komen2 mereka banyak di video-video Youtube ketika 14U perform yang menyebutkan nama Loudi. Sampai ada orang luar yang tanya memangnya kenapa dengan Loudi disebut terus? Lol.
Masalahnya adalah komen dari Youtuber Indonesia lain yang ngga suka kalau cuma nama Loudi aja yang disebut sebut. Dikutip disini (I really write this down such as the original comment, because I screencapt it so I don’t forget haha) komentar youtube channel milik DS:
“Buat kalian yang saat ini lagi dimana aja, di antahbrantah kek, di pelosok bumi yang hidupnya tanpa sinyal kek, ataupun tanpa doi di samping, yang paling enggak paham Bahasa Indonesia dengan baik dan doyan mantengin 14U karena cuman mau nyari Loudi, tolong kalian respect juga sama member lainnya. Kebaca kan judul grupnya 14? Makanya dinamain 14U, jangan Cuma nyepam Loudi doing. Oke, gue juga ngebiasin Loudi kok, tapi tolong itu notice ketiga belas cowok lainnya yang gak kalah bertalenta, mempesona, tampan dan pemberani. Dukung mereka semua. Jangan rasis etc etc. Malu dong gaes sama fans inter yang tinggal diluar Wkwk Land”
Hold on. Let me laugh first. She is criticizing Indonesian fans that seems just watching 14U videos because Loudi is in there.
Dongmin Hearteu also said, “I’ve heard that Loudi is from Indonesia? Its look like Indonesian people only come to this group only for him and not the whole group.”
Maybe that is mostly true. Maybe not. My thoughts on this be like..
TERUS KALO IYA KENAPA EMANGNYA? HAHAHA
What is wrong with it really? When I first started liking Seventeen, I also only come to their videos to see Woozi and Dokyeom. But as time passes I noticed the other group member attractiveness, too. And now I even can recognize all 13 of them by their names, which I was doubt I can do, by the way.
Dulu waktu aku pertama kali suka sama lagu lagu Seventeen aku juga nonton video mereka karena ingin lihat Woozi sama Dokyeom aja. Tapi lama-lama suka sama yang lain juga kok. Ga perlu berlebihan apalagi dengan menambahkan kata-kata rasis lah, apa lah. Itu tuduhan yang serius lho. Dan sebenarnya masih ada lanjutan kalimatnya yang seinget aku berbunyi “nih gue jelasin biar kalian paham sampai ke tulang.”
Chill out, girl! Santai aja lagi. I believe Thailand K-pop lovers also excited when Lisa Blackpink first joined the group. Only maybe Indonesia youth are way many in numbers than Thailand youth, so their comments just being more in the spotlight. More noticeable.
Ga perlu saling serang sesama Indonesian K-pop lovers. Miris aja baca komen semacam itu. Padahal kan ngga menjelekkan member lainnya atau kasih hate comments. Kalaupun mau mengkritik ya gunakanlah bahasa yang lebih baik. Jangan terlalu reaktif. Ingat jejak digital bisa ditrace sampai 10, 20 tahun lagi.
I think it would be unnecessary to criticize that hard just because other (seems like) stanning Loudi only. It’s way better than if they were throwing hate comments or things like that.
Udah lama sejak terakhir kali nulis di blog.
Starting from now, I would writing in this blog in some kind of bilingual thingy way, because I want the people that can get something from my blogpost is not just people who speak Bahasa Indonesia. Oke, jadi nulisnya diselingi Bahasa Inggris karena harapannya yang bisa baca bukan cuma orang yang bisa Bahasa Indonesia, tapi kalau Bahasa Inggris semua takutnya ga semua orang sejago aku Bahasa Ingggrisnya (abaikan).
Lanjut. Do u like K-pop?
No? its okay I’m gonna still write it anyway haha. Lately an Indonesian people named Loudi from Yogyakarta is got in to a K-pop boygroup called 14U, which has 14 members. That’s a lot for a K-pop idol boygroup, but Seventeen also have similar number of members. A lot of Indonesian youth are excited about that and they commented a lot about Loudi in 14U videos that are in youtube. Until someone from abroad asking, “Why is it every time I watch a 14U video everyone is talking about Loudi? Lmao what did he do”.
Jadi ada satu orang Indonesia yang jadi member K-pop di 14U, boygroup Korea. Dan karena orang Indonesia (anak mudanya yang suka K-pop) banyak kali ya, komen2 mereka banyak di video-video Youtube ketika 14U perform yang menyebutkan nama Loudi. Sampai ada orang luar yang tanya memangnya kenapa dengan Loudi disebut terus? Lol.
Masalahnya adalah komen dari Youtuber Indonesia lain yang ngga suka kalau cuma nama Loudi aja yang disebut sebut. Dikutip disini (I really write this down such as the original comment, because I screencapt it so I don’t forget haha) komentar youtube channel milik DS:
“Buat kalian yang saat ini lagi dimana aja, di antahbrantah kek, di pelosok bumi yang hidupnya tanpa sinyal kek, ataupun tanpa doi di samping, yang paling enggak paham Bahasa Indonesia dengan baik dan doyan mantengin 14U karena cuman mau nyari Loudi, tolong kalian respect juga sama member lainnya. Kebaca kan judul grupnya 14? Makanya dinamain 14U, jangan Cuma nyepam Loudi doing. Oke, gue juga ngebiasin Loudi kok, tapi tolong itu notice ketiga belas cowok lainnya yang gak kalah bertalenta, mempesona, tampan dan pemberani. Dukung mereka semua. Jangan rasis etc etc. Malu dong gaes sama fans inter yang tinggal diluar Wkwk Land”
Hold on. Let me laugh first. She is criticizing Indonesian fans that seems just watching 14U videos because Loudi is in there.
Dongmin Hearteu also said, “I’ve heard that Loudi is from Indonesia? Its look like Indonesian people only come to this group only for him and not the whole group.”
Maybe that is mostly true. Maybe not. My thoughts on this be like..
TERUS KALO IYA KENAPA EMANGNYA? HAHAHA
What is wrong with it really? When I first started liking Seventeen, I also only come to their videos to see Woozi and Dokyeom. But as time passes I noticed the other group member attractiveness, too. And now I even can recognize all 13 of them by their names, which I was doubt I can do, by the way.
Dulu waktu aku pertama kali suka sama lagu lagu Seventeen aku juga nonton video mereka karena ingin lihat Woozi sama Dokyeom aja. Tapi lama-lama suka sama yang lain juga kok. Ga perlu berlebihan apalagi dengan menambahkan kata-kata rasis lah, apa lah. Itu tuduhan yang serius lho. Dan sebenarnya masih ada lanjutan kalimatnya yang seinget aku berbunyi “nih gue jelasin biar kalian paham sampai ke tulang.”
Chill out, girl! Santai aja lagi. I believe Thailand K-pop lovers also excited when Lisa Blackpink first joined the group. Only maybe Indonesia youth are way many in numbers than Thailand youth, so their comments just being more in the spotlight. More noticeable.
Ga perlu saling serang sesama Indonesian K-pop lovers. Miris aja baca komen semacam itu. Padahal kan ngga menjelekkan member lainnya atau kasih hate comments. Kalaupun mau mengkritik ya gunakanlah bahasa yang lebih baik. Jangan terlalu reaktif. Ingat jejak digital bisa ditrace sampai 10, 20 tahun lagi.
I think it would be unnecessary to criticize that hard just because other (seems like) stanning Loudi only. It’s way better than if they were throwing hate comments or things like that.
Comments
Post a Comment