Oke jadi ini list buku favorit bulan Agustus. To be honest, ada diantaranya yang saya baca sebelum bulan Agustus tapi diselesaikan di bulan itu, atau yang belum selesai dibaca.
Sebelumnya saya habis nonton video tentang suicide di TED Talk, juga video gitasav yang judulnya Don't Lose Hope, dan ngerasa perlu ngelist buku self-help thingy yang membantu saya memahami depresi, efeknya, tapi let’s just put it this way like Austin Kleon writes in his blog about self-help:
Every book is a sef-help book. You read it, you get something from it, you help yourself with it. Oke, so just move on to the list.
1. The Night Gardener - Jonathan Auxier
Bukunya terjemahan, so maybe u can find it in bookstores here! Saya bilang gini karena bukunya saya pinjam dari Perpus UI. Kalo nemu di toko buku, saran saya satu: beli. Udah gitu aja..haha. Kita ambil aja satu lines favorit saya dari buku itu. Oia, ini buku fantasi, as you can guess from the title, seperti Coraline. Kayak Harry Potter but different genre of fantasy book. Seperti karya-karya Neil Gaiman.
“Hester menanyakan padaku apa beda cerita dan dusta. Waktu itu, kukatakan cerita membantu orang. ‘Membantu untuk apa?’ tanyanya. Yah, tampaknya aku tahu jawabannya. Cerita membantu orang menghadapi dunia, meskipun mereka takut. Sedangkan dusta berbuat sebaliknya. Dusta membantumu bersembunyi.”
-Molly in The Night Gardener
2. The Rosie Project - Graeme Simsion
Ini cerita romance but I guarantee, ceritanya unik dan ga seperti cerita romance yang lain. Berkisah tentang Don Tillman, seorang profesor genetika jenius yang suatu hari memutuskan sudah saatnya dia punya istri, dan merancang apa yang di sebut “The Wife Project”.
Between Claudia and Don
C: Just be yourself, Don. If she doesn’t want you for yourself, then she’s not the right person for you.
D: I think it’s unlikely that any woman would accept me for myself
C: What about Rosie?
D: Rosie is totally unsuitable
C: I wasn’t asking that, just whether she accepts you for yourself”
D: …..
3. PaperTowns by John Green.
Sebenarnya saya belum menyelesaikan novel ini, but I like it. Menceritakan kegalauan remaja yang sedang mencari jati diri dengan ..I would say accurate. Dan a little bit sarcasm here and there, spicy but true. Salah satu lines favorit saya adalah perkataan Quentin, tokoh utamanya,
“ I always felt like you had to be important to have enemies”
“..they marveled at a wonderful job they’d done raising me” (Q think about his parents)
4. The Suitcase Kid by Jacqueline Wilson dan The Magician’s Elephant by Kate Dicamillo
Apapun yang ditulis Jackie Wilson dan Kate Di, kayaknya bagus aja semua deh. Two of the best children’s book writer ever. Ceritanya sebenarnya kritik sosial terhadap kehidupan, cara pandang orang-orang yang seringkali missed the point melihat suatu masalah, tapi melalui kisah yang bisa dimengerti oleh anak-anak. Dua buku terakhir adalah buku saya sendiri, dan buku lama jadi mungkin agak susah carinya karena saya sendiri belinya secondhand, bekas. The rest u can find in bookstores, atau pinjam di Perpustakaan UI kalo mahasiswa UI, karena aku juga pinjam dari sana. Hope this helps!

Comments
Post a Comment