![]() |
| Spanduk protes rencana kebijakan tarif masuk motor kampus UI, Agustus 2019 |
Apa yang muncul di pikiranmu pas denger kata 21-22 Mei 2019? Ternyata waktu itu terjadi salah satu demo mahasiswa besar-besaran di Indonesia. Saya lihat catatan di jurnal dan hampir lupa demonya tentang apa, tapi saya ingat ketegangan yang saya gambarkan di tulisan itu. Namanya juga diari kan nulisnya suka-suka ya. Jaringan media sosial dan messaging app WhatsApp sempat tidak bisa digunakan selama 2 hari itu dan bikin orang-orang ramai download VPN biar bisa bebas akses internet.
Setelah menggali memori (dan berita), yes, itu berhubungan dengan pemilu 2019. Tapi bukan hanya soal protes hasil pemilu presiden saja seperti yang banyak media gambarkan, tapi dugaan kecurangan pada prosesnya, serta tuntutan pengusutan kasus kematian ratusan petugas KPPS pasca pemilu serentak tersebut. Demo yang berujung rusuh itu berakhir ratusan orang ditangkap, beberapa peserta aksi meninggal. Kelanjutan kasusnya? Nggak jelas.
Di medsos, ada yang nyalahin pendemo. Ada yang nyalahin yang lain. Kalo orang yang nggak pernah turun ke jalan pasti nggak ngerti bahwa, namanya aksi semacam itu nggak selalu rusuh karena yang demonya. Saya nggak tahu pasti soal demo yang ini soalnya nggak ikutan aksi, tapi misal kalian demo dengan anteng terus ditembakin gas airmata sama aparat, masa iya nggak kocar-kacir?
Anyway. Saya jadi keingat peristiwa ini gara-gara lihat berita lainnya.
Tahun 2020, di belahan dunia lain ada kericuhan ‘penyanderaan’ pejabat pemerintah AS di gedung Capitol Hill, semacam DPR-nya Amerika, pasca pengangkatan Joe Biden sebagai presiden, yang katanya dilakukan massa pendukung lawan capresnya, Donald Trump. Tapi kemudian ada rekaman video yang menunjukkan aparat keamanan di Capitol Hill diam-diam ngebukain barikade supaya massa protes bisa masuk ke halaman gedung. Hah? Iya, hah??
Komedian Kvon ngebahas ini di video YouTube nya, agak berbau teori
konspirasi, tapi kalo diliat urutan kejadiannya nggak menutup kemungkinan juga. Di video itu
Kvon nyebutin bahkan sebelum pidato Trump ke pendukungnya yang menyebut ‘mungkin
ada orang-orang yang ingin jalan ke Capitol Hill sekarang’ (yang menurut media
menjadi penyebab kerusuhan) sudah ada kumpulan massa yang berkumpul di sekitar
tempat itu.
Jadi yang benar itu..kejadiannya
gimana? Yang salah siapa?

Comments
Post a Comment