![]() |
| Perpustakaan UI, 2018 |
Awalnya nonton weekly recap berita nasional channel jurnalis Bang Arief, jadi mikir, kenapa saya nggak bikin juga? Walaupun hidup
saya bukan sesuatu yang layak masuk berita, tapi rasanya merangkum hal
penting selama sepekan bisa jadi membantu pikiran saya memproses hal-hal yang
kesannya nggak masuk akal.
9 Februari
Ada orang yang mengirim follow
request, dan saya kira orang random lainnya, atau olshop. Ternyata a blast from
the past. Seorang teman yang sudah beberapa tahun nggak berkabar, orang yang
akan saya definisikan sebagai good girl, cool girl dari bimbel saya sewaktu mau
ujian SBMPTN dulu. Saya nggak pernah
terlalu dekat sama teman ini, tapi menyenangkan mengingat masa-masa penuh airmata
(duh) tapi juga tawa itu. Salah satunya karena sahabat orang ini, yang dulu
kemana-mana berdua dan akhirnya kuliah di kampus yang sama, pernah ketemu sama
saya sekitar satu setengah tahun lalu di foodcourt Detos Depok. Mal? Apa itu? jetlagpandemi.com
Mungkin buat
orang yang terbiasa punya banyak teman, janjian berdua bertemu teman lama bukan
hal istimewa, tapi spesial buat saya karena waktu kecil saya kuper, juga pernah
dirisak pas SMP. Teman saya waktu itu harus mengejar pesawat ke bandara beberapa
jam kemudian, tapi menyempatkan diri ketemu saya walaupun ujungnya abis makan mbaknya buru-buru
pergi mau naik Damri ke bandara.
Perasaan yang menyenangkan.
Follow request yang membangkitkan kenangan manis.
12 Februari
Tanggal merah. Adik saya di rantauan pulang tiga hari. Mengobrol
banyak, salah satunya perbedaan budaya Indonesia dan Jepang walaupun sama-sama punya
budaya sopan santun Asia. Saya lagi mau ikut lomba cerpen bertema negara impian
yang ingin dikunjungi, terus keingat Zaky pernah student exchange 3 bulan ke
Jepang waktu kuliah.
Orang Jepang tuh malu, katanya. Malunya
gimana ya..susah dijelasin. Terus nggak mau banget ngelanggar peraturan. Akhirnya
cerita soal pernah waktu habis kunjungan ke sebuah pabrik (Z kuliah teknik
mesin), mahasiswa Jepang yang nganterin anak-anak exchange ini bersikeras
nganterin mereka balik ke stasiun kereta dekat kampus karena dosennya nyuruh
begitu. Padahal anak-anak ini mau mampir ke masjid daerah situ, yang
berkebalikan sama arah balik ke kampus. Mereka mikir sederhana ‘yaudah kan
kunjungan udah selesai, kita bisa pulang sendiri kok.’
Tapii teman Jepang nya ini ngotot
banget dan akhirnya mereka balik ke stasiun sesuai titah sang dosen. Lah, itu
mah bukan peraturan yang mesti kaku, kalo kita mikirnya. Kirain peraturan
kampus atau lalu lintas yang dilanggar. Berlebihan? Ya itu menurut standar kita
orang Indonesia. Terus kalo ada orang jatuh di jalan mereka malah minta maaf
ketika dibantuin, ngerasa nggak enak. Di sini mah pada makasih.
13 Februari
Keponakan rusuh pada datang buat
memilah sampah plastik di belakang rumah, sementara bank sampah lagi tutup
karena coro-na. Tidur siang, minum kopi karamel yang rasanya lumayan (biasanya
nggak suka), nothing much. Oh, masih merenungi artikel tentang bisnis 'sosial' di Jepang yang kemarin saya baca dan bikin baper sekaligus bersyukur karena punya keluarga tempat saya bisa ngomong apa adanya kalo ada apa-apa.
14 Februari
Masih dalam rangka riset soal budaya Jepang, saya nonton video rekomendasi teman soal makanan cepat saji-tapi-sehat di sana. Nonton juga dokumenter lainnya, sampe nemu reportase DW News (media Jerman) tentang muslim Indonesia yang nadanya super negatif. Media Barat emang rata-rata negatif sih soal Islam dan muslim, tapi kita kan disini nggak ngapa-ngapain? Bukan Timur Tengah yang memang rawan konflik dan berada di situasi perang. Well, now you know, Han.
Kalo penasaran cari sendiri di YouTube ya judulnya Indonesia: Diversity Under Threat.
Disclaimer sebelumnya ini menurut saya sangat bias, so ambil risiko sendiri
buat nonton. Saya cuma berhasil nonton beberapa menit awal abis itu sebal haha.
Deskripsi video yang menyebut ‘Islamists’ aja udah merendahkan apalagi isi
beritanya.. Ampe pas kebangun tengah malam kepikiran, terus susah tidur lagi.
Bangun badan jadi kerasa lemas walaupun tidur cepat. Hadu.
Begitulah rekap seminggu terakhir
versi Hanifa. Dibuat berdasarkan isi jurnal dan hal-hal paling diingat aja.

Comments
Post a Comment